Tanon, Sragen – Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, SMK NU Tanon kembali menyambut kehadiran para tunas bangsa, calon terapis, teknisi, dan wirausahawan masa depan melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan MPLS tahun ini merujuk penuh pada regulasi terbaru yaitu Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026. Kebijakan ini menekankan konsep “MPLS Ramah 2026”, yang mengedepankan lingkungan belajar aman, nyaman, menyenangkan, serta bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perpeloncoan.
Membangun Karakter Mulia Sejak Hari Pertama
Sejalan dengan visi sekolah yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja), MPLS di SMK NU Tanon dikemas sebagai gerbang transisi yang membahagiakan bagi siswa baru. Selama 5 hari pelaksanaan, para siswa diajak untuk mengenali potensi diri dan lingkungan sekolah baru mereka tanpa rasa takut.
Kepala SMK NU Tanon menegaskan bahwa MPLS tahun ini difokuskan untuk memuliakan siswa baru.
“Hari pertama sekolah harus menjadi momen yang dirindukan, bukan ditakuti. Di SMK NU Tanon, kami menyambut masa depan anak-anak didik kami dengan kasih sayang dan budaya damai, bukan dengan ujian ketakutan atau tugas-tugas aneh yang tidak mendidik.”
Kegiatan Unggulan MPLS 2026 di SMK NU Tanon
Mengacu pada panduan Kemendikdasmen RI, rangkaian kegiatan MPLS tahun ini diisi dengan materi-materi utama yang interaktif dan menyenangkan:
- Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: Membimbing siswa baru untuk memiliki kebiasaan positif sehari-hari demi menunjang kesuksesan akademik dan non-akademik.
- Pagi Ceria & Budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun): Pembiasaan karakter ramah yang khas dengan nilai-nilai santri NU, menyapa guru dan sesama teman dengan penuh kehangatan sejak pagi hari.
- Sopan dan Santun Bermedia Sosial: Mengingat pentingnya jejak digital bagi masa depan siswa SMK, materi ini membekali siswa cara menggunakan teknologi dan media sosial secara bijak dan produktif.
- Pengenalan Kurikulum Merdeka & Wawasan Kebangsaan: Membantu siswa memahami jalur belajar mandiri di SMK serta memperkuat kecintaan pada NKRI melalui nilai Pancasila.
Kolaborasi Erat dengan Orang Tua
Sesuai aturan baru tahun 2026, kesuksesan MPLS merupakan tanggung jawab bersama antara pihak sekolah dan keluarga. Sebelum kegiatan dimulai, SMK NU Tanon telah menggelar sosialisasi bersama orang tua/wali murid untuk memaparkan agenda kegiatan, materi, hingga mekanisme pengaduan demi menjamin transparansi dan keamanan siswa selama beraktivitas di sekolah.
Tidak ada lagi atribut aneh-aneh seperti topi kerucut dari kardus, papan nama dari kardus besar, atau penugasan mencari barang-barang tidak masuk akal. Semua siswa baru datang mengenakan seragam sekolah asal mereka dengan rapi dan percaya diri.
Siap Cetak Lulusan SMK yang Kompeten dan Berakhlak
Dengan berakhirnya masa MPLS 2026, diharapkan para siswa baru SMK NU Tanon tidak hanya siap secara mental untuk mengikuti pembelajaran produktif di kelas dan bengkel praktikum, tetapi juga memiliki karakter kokoh yang berakhlakul karimah.
Selamat datang generasi muda kreatif di SMK NU Tanon! Mari bersama-sama belajar, berkarya, dan menggapai cita-cita dengan gembira.





Leave a Reply