Upaya menciptakan generasi muda yang berkarakter dan taat hukum terus dilakukan oleh jajaran Polsek Tanon. Wakapolsek Tanon hadir langsung di SMK NU Tanon untuk memberikan pembinaan dan penyuluhan mengenai pencegahan kenakalan remaja kepada ratusan siswa-siswi.

Kegiatan pembinaan ini digelar di aula sekolah dan dihadiri oleh jajaran dewan guru beserta seluruh siswa. Langkah preventif ini diambil guna mengantisipasi maraknya isu kenakalan remaja seperti tawuran pelajar, penggunaan knalpot tidak standar (brong), hingga penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Tanon.

Poin-Poin Penting Pembinaan

Dalam arahannya, Wakapolsek Tanon menekankan beberapa poin krusial yang perlu dipahami oleh para pelajar:

  • Kesadaran Hukum & Kedisiplinan Traffic: Para siswa diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, tidak mengendarai sepeda motor jika belum memiliki SIM, serta menghindari penggunaan knalpot brong yang mengganggu ketertiban umum.
  • Pencegahan Bullying & Tawuran: Mengingatkan agar tidak ada praktik perundungan (bullying) baik secara fisik maupun verbal di lingkungan sekolah, serta menjauhi segala bentuk gesekan atau tawuran antarpelajar.
  • Bijak Bermedia Sosial: Mengimbau siswa untuk memanfaatkan teknologi secara positif dan tidak terpengaruh oleh provokasi atau berita bohong (hoax) yang tersebar di media sosial.
  • Bahaya Narkoba & Miras: Menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas bahaya narkotika dan minuman keras yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan edukatif ini. Kepala SMK NU Tanon menyampaikan apresiasi atas perhatian jajaran Polsek Tanon dalam menjaga kondusivitas serta membimbing para siswa agar tetap berada di jalur yang positif.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para siswa-siswi SMK NU Tanon dapat menjadi pelopor keselamatan bermasyarakat, memiliki benteng moral yang kuat, serta berfokus pada pencapaian prestasi akademik maupun keahlian kejuruan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *